Siapa
yang tidak kenal dengan kertas? Mulai dari anak kecil sampai kakek-nenek tau
dengan yang berwarna putih ini. Terutama ketika kita menginjak bangku TK, SD,
SMP, SMA/SMK sampai yang duduk di bangku perkuliahan.
Oke
kita definisikan benda mati yang satu ini.
Kertas
adalah bahan yang tipis dan rata, yang dihasilkan dengan kompresi serat yang
berasal dari pulp. Pulp itu sendiri adalah hasil pemisahan serat dari bahan
baku berserat (kayu maupun non kayu) melalui berbagai proses pembuatannya
(mekanis, semikimia, kimia). Serat yang digunakan biasanya adalah alami dan
mengandung selulosa dan hemiselulosa.
Bisa
kita ambil kesimpulan bahwa kertas itu berbahan dasar serat kayu. Tapi kali ini
berita uniknya pada tahun 2012 lalu di Taman Safari Indonesia yang terletak di
Cisarua, Puncak, Jawa Barat mengolah limbah kotoran gajah untuk dijadikan bahan
pembuatan kertas. Nah pasti aneh! Kok bisa? Ya pasti bisa karena didunia ini
tidak ada yang tidak mungkin.
Kenapa
kotoran gajah yang dipilih? Karena gajah terbiasa makan tanaman dan buah
sedangkan proses pencernaan gajah tidak sempurna.
Proses
pembuatan kertas itu sangatlah panjang. Mulai dari mengumpulkan kotoran-kotoran
gajah sampai mencucinya juga, penjemuran serat-serat hasil cucian, pencampuran,
pengadukan, pewarnaan, hingga percetakan. Uniknya lagi setelah jadi kertas itu
tak menyisakan bau kotoran sedikitpun.
Selain
di Taman Safari, yang menyulap kotoran gajah menjadi kertas juga berada di
Bali. Sejak 5 November 2011 lalu di Bali Safari and Marine Park di Kabupaten
Gianyar Bali berdiri Safari Poo Paper Factory yang memproduksi kertas dari
kotoran satwa tersebut.
Bali
Safari memiliki 30 ekor gajah. Seekor gajah setiap hari memakan hingga 250
kilogram (kg) makanan dan menghasilkan kotoran sebanyak 50 kilogram (kg).
Apabila satu ekor dapat menghasilkan 100 lembar kertas setiap hari, kertas yang
didapat dari seluruh gajah dikebun binatang itu bisa mencapai 3.000 lembar
perhari.
Sign up here with your email

ConversionConversion EmoticonEmoticon